Dapat 3.000 Karung Tanah Merah, Desa Jeruksari Perkuat Bantaran Sungai

banner 468x60
banner 468x60

Pekalongan – Radjawalipost.com

Curah hujan deras dan banjir rob yang belakangan ini melanda pesisir utara Pekalongan kembali memicu kekhawatiran warga, khususnya di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto. Wilayah yang berbatasan langsung dengan laut dan aliran sungai itu menjadi salah satu titik yang hampir selalu tergenang saat rob datang.

banner 336x280

Melihat kondisi tersebut, Desa Jeruksari mendapat bantuan 3.000 karung tanah merah dari PSDA Provinsi Jawa Tengah sebagai langkah penanganan sementara. Bantuan itu digunakan untuk meninggikan bantaran sungai dengan teknis pemasangan tanggul darurat setinggi tiga karung sepanjang kurang lebih 400 meter.

Kepala Desa Jeruksari, H. Budi Harto, menggerakkan pengurus RT/RW serta warga sekitar untuk melakukan kerja bakti gotong royong. Kegiatan dimulai sejak 4 hingga 7 Desember 2025, berlokasi di sisi bendungan pompa air Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah, semangat dan kepedulian warga Jeruksari cukup tinggi sehingga penanganan berjalan lancar dan baik. Semoga ini bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi amal kebaikan,” ujar H. Budi Harto.

Tokoh masyarakat, Bapak Panggung, turut memberikan harapan agar hasil kerja bakti ini dapat membantu mengurangi dampak rob.
“Mugo-mugo Desa Jeruksari karo Desa Lione ora banjir rob neh. Semoga pemerintah segera mempercepat peninggian tanggul secara permanen demi keselamatan dan kemakmuran warga,” ucapnya.

Warga berharap upaya darurat ini setidaknya bisa mengurangi risiko genangan sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah. Banjir rob masih menjadi ancaman utama bagi desa-desa pesisir Pekalongan yang setiap tahun berhadapan dengan naiknya muka air laut.

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60