Pekalongan – Radjawalipost.com
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, warga Masyarakat RT 01 RW 06 Desa Tegalrejo, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, menggelar kegiatan tirakatan pada malam hari, Jumat (16/08).
Kegiatan tirakatan ini merupakan tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan oleh warga setempat. Warga berkumpul di halaman depan rupah Ketua RT dengan penuh semangat dan rasa kekeluargaan. Acara ini dimulai dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh tokoh agama setempat yakni Ustad Muhudin. Doa dipanjatkan sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia dan memohon perlindungan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Suasana khidmat menyelimuti tempat acara saat tahlil bergema, dengan warga yang hadir mengikuti dengan penuh kesungguhan. Tirakatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Ketua RT 01, Rw 06, Makhali, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam acara tirakatan ini. “Tirakatan ini adalah bentuk rasa syukur kita atas nikmat kemerdekaan. Mari kita terus jaga persatuan dan kekompakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar beliau.
Selain pembacaan doa dan tahlil, acara juga diisi dengan penyampaian sejarah singkat perjuangan kemerdekaan Indonesia oleh salah satu Ustad Hamid yang merupakan imam Mushola Darul Huda yang yang selaku dituakan. Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali kepada baik generasi muda dan seluruh warga Masyarakat yang hadir di acara tersebut tentang perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan negara ini. Selain itu juga Ustad Hamid menyampaikan tentang keberadaan di tahun ini merupakan tahun yang mendekati tahun politik seperti halnya dengan adanya pemilu Pilkada dan Pilgub hendaknya warga masyarakat yang hadir pada acara tersebut untuk lebih bisa mengarti akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa meskipun beda jago atau beda calon pilihannya, karena siapapun para calon tersebut putra terbaik bangsa.
Acara ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat di lingkungan RT 01 RW 06. Kemeriahan dalam kesederhanaan ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dan kebersamaan warga masih sangat terjaga.
Ana yang merupakan salah satu warga berharap, melalui tirakatan ini, mereka bisa terus mengingat jasa para pahlawan dan meneruskan semangat juang dalam kehidupan sehari-hari, demi kemajuan bangsa dan negara.
Dengan semangat yang terus berkobar, warga RT 01 RW 06 siap menyongsong hari kemerdekaan Indonesia yang ke-79 dengan penuh syukur dan harapan akan masa depan yang lebih baik.














