PEKALONGAN – Radjawali.com
Tempe, makanan sederhana berbahan dasar kedelai yang kaya akan gizi, kini diolah menjadi berbagai camilan unik oleh Dzikriyah, pelaku usaha di Kota Pekalongan. Selain kaya gizi, tempe juga memiliki rasa yang enak, yang mendorong Dzikriyah untuk berinovasi dengan bahan makanan ini.
Ditemui di rumahnya yang juga menjadi lokasi usahanya di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Dzikriyah menceritakan bahwa idenya muncul ketika ia menjual tempe mentah. Untuk mengatasi penjualan yang pasang surut, ia mencoba mengolah tempe yang tidak terjual menjadi camilan unik guna menambah penghasilan.
Kreasi pertama yang ia buat adalah es krim tempe, namun sayangnya, meskipun rasanya enak, menu ini tidak terlalu diminati. Tidak menyerah, Dzikriyah kemudian mencoba membuat egg roll tempe dan stick tempe, yang ternyata mendapatkan respon positif dari pembeli.
“Setelah egg roll dan stik tempe, saya coba membuat basreng tempe, tetapi teksturnya agak keras sehingga tidak saya kembangkan lebih lanjut. Lalu saya coba membuat nastar tempe, dan Alhamdulillah, nastar tempe juga disukai banyak pembeli seperti dua camilan sebelumnya,” kata Dzikriyah.
Nastar tempe yang dibanderol dengan harga 40 ribu rupiah per 250 gram ini menggunakan bahan-bahan premium selain tempe sebagai bahan utamanya. Penjualannya biasanya melonjak saat hari raya, khususnya Idul Fitri.
Keberhasilan nastar tempe membuat Dzikriyah terus berinovasi dengan membuat kue kering lainnya seperti kastengel tempe dan sagu tempe. Ia mengungkapkan bahwa omset bulanan yang didapat berkisar antara 3-5 juta rupiah dan melonjak saat hari raya.
“Camilan yang saya buat ini berbeda dari yang lain karena mengandung tempe yang kaya akan protein dan gizi, serta menggunakan bahan premium. Saat lebaran, pembeli biasanya menjadikan camilan ini sebagai oleh-oleh ke berbagai daerah seperti Jakarta, Demak, dan Kudus,” tambahnya.
Untuk pemesanan aneka kue kering tempe di hari biasa, pembeli bisa memesan terlebih dahulu. Menjelang perayaan Idul Fitri, aneka kue kering sudah tersedia sejak tiga bulan sebelumnya.














