Penataan Kampung Bugisan Pekalongan Dipercepat, Target Selesai Desember 2024

banner 468x60
banner 468x60

PEKAALONGAN – Radjawalipost.com

Pemerintah Kota Pekalongan terus mempercepat penataan kawasan Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara. Kampung Bugisan menjadi lokasi sasaran program Konsolidasi Tanah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan. Penataan kawasan kumuh Bugisan ini juga sejalan dengan upaya penanganan banjir dan rob di wilayah tersebut. Pekerjaan fisik di Kampung Bugisan ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2024.

banner 336x280

Plt Walikota Pekalongan, H Salahudin, mengungkapkan bahwa progres penataan Kampung Bugisan saat ini sudah mencapai lebih dari 30 persen, bahkan beberapa rumah sudah ditempati. Penataan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkot Pekalongan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PDAM, Baznas, CSR Bank Jateng, Laziz-Mu, serta masyarakat yang swadaya membeli tanah untuk mendapatkan rumah.

“Kami sampaikan rasa syukur di tengah-tengah permasalahan banjir dan rob yang mereka alami, mereka tetap sabar dan bertahan di tanah kelahirannya,” ujar Salahudin saat meninjau progres penataan Kampung Bugisan bersama dinas terkait, Senin (4/11/2024).

Salahudin merasa bersyukur bahwa harapan warga Kampung Bugisan untuk memiliki kampung yang tertata lebih baik hampir terwujud. Dengan penanganan masalah banjir dan rob yang semakin membaik, mereka juga telah menerima bantuan pembangunan rumah baru, pemugaran rumah, serta sarana dan prasarana lainnya seperti listrik, air, dan tempat pembuangan sampah.

“Di wilayah ini disasar banyak kegiatan yang berada dalam satu wilayah dan semuanya terintegrasi. Ini patut disyukuri bersama. Harapan masyarakat ikut menjaga dan merawat kebersihan lingkungan serta fasilitas lain yang telah dibangun agar tempat tinggal mereka menjadi lebih nyaman,” harapnya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan (PBJ Minbang) Setda Kota Pekalongan, Slamet Mulyadi, menjelaskan bahwa penataan kawasan Bugisan didanai dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Kota Pekalongan yang dilaksanakan secara terintegrasi oleh beberapa OPD yakni Dinperkim, DPUPR, dan Bagian Kesra Setda Kota Pekalongan. Dinperkim bertanggung jawab atas pembangunan dan pemugaran rumah warga, peningkatan jalan, saluran beton, jalan inspeksi, pembangunan jamban, penyediaan air bersih, dan PJU.

“Sementara, DPUPR bertanggung jawab atas pembangunan 3 rumah pompa, satu di kawasan Bugisan, satu di depan Rutan Pekalongan yang lokasinya tidak jauh dari Kampung Bugisan. Selain itu, ada juga pembangunan saluran yang berasal dari APBD Kota Pekalongan. Bagian Kesra Setda memberikan dukungan pembangunan mushola di kawasan ini,” jelas Slamet.

Slamet menambahkan bahwa selain dukungan dana dari pemerintah, ada juga partisipasi masyarakat setempat secara swadaya. Total anggaran untuk penataan kawasan ini sekitar Rp12 miliar.

“Secara keseluruhan dalam monitoring kali ini tidak ada keterlambatan pekerjaan dan semuanya sesuai dengan capaian. Harapan kami, pada 15 Desember 2024 semua pekerjaan fisik penataan kawasan Kampung Bugisan bisa selesai semua,” pungkasnya.

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60