Lapas Pekalongan Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Petugas, Dukung Aksesibilitas Disabilitas

banner 468x60
banner 468x60

Pekalongan – Radjawalipost.com

Lapas Kelas IIA Pekalongan mengadakan pelatihan bahasa isyarat dasar bagi petugas pemasyarakatan, Selasa (24/9/2024). Acara yang berlangsung di Aula Lapas ini bekerja sama dengan Komunitas Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) dan Gerakan Peduli Anak Difabel (GPAD) Kota Pekalongan.

banner 336x280

Tak hanya pelatihan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Lapas Pekalongan dan Tim BISINDO Pekalongan. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas dalam meningkatkan aksesibilitas layanan bagi penyandang disabilitas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Asih Widodo, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterampilan berbahasa isyarat sebagai bagian dari pelayanan publik yang berbasis hak asasi manusia (HAM).

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan semua individu, termasuk penyandang disabilitas, bisa berinteraksi dengan baik di Lapas ini,” ujar Asih Widodo.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan ID card kepada para peserta pelatihan. Sesi pelatihan bahasa isyarat yang dipandu oleh instruktur dari Gerkatin dan GPAD kemudian berlangsung dengan antusias. Para peserta terlihat aktif memperagakan setiap gerakan yang diajarkan.

Kalapas Asih Widodo berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan komunikasi para petugas, baik dengan pengunjung maupun narapidana yang menyandang disabilitas. Dengan begitu, lingkungan Lapas dapat menjadi lebih inklusif dan responsif.

“Pelatihan ini diharapkan bisa menciptakan suasana Lapas yang lebih ramah dan inklusif bagi semua, terutama bagi penyandang disabilitas,” pungkasnya.

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60