Pekalongan – radjawalipost.cos
Pada tanggal, 7 Juli 2024 — Empat anggota komunitas Pendaki Nafas Tua (PENAT) Pekalongan Raya sukses mengibarkan bendera komunitas mereka di puncak Gunung Rinjani, Lombok. Meskipun usia mereka sudah lanjut, semangat dan ketekunan yang luar biasa ditunjukkan oleh para pendaki senior ini.
Ke empat pendaki tersebut adalah Ir. M. Bambang Irianto, M.Si (62) mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pekalongan, Ir. Hirwan Intadi (67), pensiunan PNS Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan, Drs. Sulaiman, S.Pd, (61), mantan guru SMA Negeri 1 Kota Pekalongan, serta putra dari Hirwan Intadi.
Mereka melakukan pemberangkatan dari Kota Pekalongan pada tanggal 3 Juli 2024 adapun memulai pendakian di puncak pada 6 Juli 2024 dan berhasil mencapai puncak pada pagi hari 7 Juli 2024. Mbangir, panggilan akrab M. Bambang Irianto – selaku ketua tim pendaki, menyatakan, bahwa perjalanan ini merupakan pencapaian besar bagi mereka, “Kami ingin menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Pendakian ini adalah bukti bahwa semangat dan tekad bisa mengalahkan segala rintangan,” ujarnya.
Perjalanan menuju puncak Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 mdpl ini bukanlah hal yang mudah. Medan yang terjal dan cuaca yang tak menentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki. Namun, dengan persiapan matang dan kerjasama yang solid, mereka berhasil menaklukkan gunung tertinggi kedua di Indonesia tersebut.
Edy v@n Keling selaku Koordinator Pendaki Nafas Tua (PENAT) Pekalongan Raya menyampaikan rasa bangganya. “Saya sangat bangga bisa memiliki anggota sekaligus senior dalam satu komunitas. mesti di usia lanjut, namun bisa berdiri di puncak Rinjani bersama timnya. Ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan,” katanya.
Komunitas PENAT Pekalongan Raya sendiri dibentuk sebagai wadah bagi para pendaki lanjut usia yang masih memiliki semangat untuk menjelajahi alam. Mereka rutin mengadakan kegiatan pendakian dan pelatihan fisik untuk menjaga kebugaran serta mempererat tali persaudaraan di antara anggota.
Pendakian ke Gunung Rinjani ini adalah salah satu puncak dari berbagai aktivitas yang mereka lakukan. Selain untuk memenuhi hasrat petualangan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup.
Leman alias Sulaiman – salah satu tim menambahkan, “Kami berharap pendakian ini dapat memotivasi banyak orang, terutama mereka yang berusia lanjut, untuk tetap aktif dan menjaga kesehatan. Usia hanyalah angka, yang terpenting adalah semangat dan kemauan.”
Dengan keberhasilan ini, komunitas PENAT Pekalongan Raya semakin yakin untuk merencanakan pendakian-pendakian berikutnya. Mereka berharap dapat menjelajahi lebih banyak gunung di Indonesia dan terus mengibarkan semangat juang di puncak-puncak tertinggi.
Keberanian dan tekad empat pendaki senior ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi kita semua. Mereka telah membuktikan, bahwa dengan semangat yang tak pernah padam, mimpi sebesar apapun dapat diwujudkan. Tak peduli berapa usia kita.














