Heboh! Pejabat Pemkab Bogor Diduga “Main” Anggaran, Terungkap dari Pengakuan Pegawai Gadungan KPK

banner 468x60
banner 468x60

JAKARTA,Radjawali Post– Pria yang mengaku bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yusup Sulaeman, mengungkapkan bahwa pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sering “bermain-main” dengan anggaran. Yusup menyebut banyak “akal-akalan” dalam proses pengadaan barang melalui aplikasi belanja pemerintah secara elektronik atau e-katalog yang diduga dilakukan para pejabat di Pemkab Bogor.

“Ya bukan rahasia umum lagi lah kalau itu permainan pejabat-pejabat, (di) e-katalog itu,” kata Yusup usai diperiksa di gedung merah putih KPK Jakarta, Jumat (26/7/2024) dini hari.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
banner 336x280

Kepada wartawan, pria bertubuh gempal itu membantah memeras sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun, ia mengakui menemukan adanya dugaan permainan dari rencana anggaran di Dinas Pendidikan Pemkab Bogor. “(Tahu dugaan korupsi) Dari rencana anggaran (di) dewan (Rp) 600 miliar. (untuk) Dinas Pendidikan,” kata Yusup.

KPK menangkap Yusup yang diduga memeras pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pada Kamis (25/7/2024) siang. “KPK telah mengamankan seseorang yang mengaku pegawai KPK yang melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, Kamis sore.

Awalnya, kata Tessa, KPK menerima informasi dari salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Bogor yang menyebut ada seseorang yang mengaku pegawai KPK dan meminta uang kepada pejabat tersebut. “Setelah orang tersebut diketahui menerima uang dari pihak pelapor, tim mengamankan orang dimaksud di rumah makan Mang Kabayan, Kabupaten Bogor sekitar pukul 13.30 WIB,” kata Tessa.

 

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60