Wajib Pajak Harus Padankan NIK dengan NPWP

banner 468x60
banner 468x60

Pekalongan, radjawali post – Penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) akan berlaku mulai 1 Juli 2024. Untuk itu, pemerintah menyediakan situs resmi untuk memadankan NIK dengan NPWP. Proses pemadanan ini harus selesai sebelum 30 Juni 2024, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112 Tahun 2022.

Dengan berlakunya aturan ini, format NPWP yang saat ini terdiri dari 15 digit hanya akan berlaku sampai akhir bulan ini. Mulai 1 Juli 2024, format baru NPWP akan menggunakan 16 digit NIK.

banner 336x280

Pemadanan NIK dengan NPWP berlaku bagi masyarakat yang sudah memiliki NPWP. Bagi wajib pajak baru, pendaftaran akan langsung menggunakan NIK. Wajib pajak yang tidak melakukan pemadanan tepat waktu akan mengalami kesulitan dalam mengakses layanan perpajakan.

Sanksi bagi yang Tidak Melakukan Pemadanan NIK dengan NPWP

Ada enam layanan yang tidak dapat diakses jika NIK tidak dipadankan dengan NPWP:

  1. Layanan pencairan dana pemerintah.
  2. Layanan ekspor dan impor.
  3. Layanan perbankan dan sektor keuangan lainnya.
  4. Layanan pendirian badan usaha dan perizinan berusaha.
  5. Layanan administrasi pemerintahan selain yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak.
  6. Layanan lain yang mensyaratkan penggunaan Nomor Pokok Wajib Pajak.

Cara Memadankan NIK dengan NPWP

Wajib pajak dapat memeriksa apakah NIK mereka sudah terdaftar sebagai NPWP secara online melalui situs Ditjen Pajak. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke laman ereg.pajak.go.id.
  2. Scroll halaman ke bawah dan klik ‘Cek NPWP’ atau klik langsung di laman ereg.pajak.go.id/ceknpwp.
  3. Pilih kategori wajib pajak, ‘Orang Pribadi’ untuk individu atau ‘Badan’ untuk wajib pajak badan.
  4. Masukkan NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), dan kode captcha.
  5. Klik ‘Cari’ untuk mengetahui apakah NIK sudah terintegrasi dengan NPWP.
  6. Hasil pencarian akan menampilkan NPWP, nama WP, kantor pelayanan pajak (KPP) pratama terdaftar, status NPWP, dan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU).
  7. NIK yang sudah terdaftar NPWP akan ditandai dengan keterangan ‘Valid’ di kolom status NPWP.

mm

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60