Hasto Kristiyanto Diminta Serahkan Bukti Video Skandal Korupsi ke APH

banner 468x60
banner 468x60

JAKARTA, Radjawalipost.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Juru Bicaranya, Tessa Mahardhika Sugiarto, meminta Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto untuk menyerahkan bukti video skandal korupsi yang melibatkan elite politik kepada aparat penegak hukum (APH).

“KPK berharap siapapun yang memiliki informasi tentang adanya tindakan korupsi yang dilakukan oleh penyelenggara negara untuk melaporkannya kepada APH yang berwenang,” ujar Tessa kepada Kompas.com, Minggu (29/12/2024).

banner 336x280

Tessa menambahkan, bukti tersebut dapat dilaporkan kepada Polri, Kejaksaan Agung, ataupun KPK agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Senada dengan itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang mengandung dugaan korupsi akan ditindaklanjuti oleh lembaganya.

“Yang pasti semua laporan dari masyarakat yang mengandung korupsi akan ditindaklanjuti,” ujar Fitroh.

Sementara itu, Juru Bicara PDI-P Guntur Romli menyatakan bahwa Hasto Kristiyanto akan mengungkap bukti berupa video skandal yang melibatkan sejumlah petinggi negara. Guntur menyebutkan video tersebut mengungkap penyalahgunaan kekuasaan oleh para elite politik untuk kepentingan pribadi dan intervensi terhadap penegakan hukum.

“Betul (akan diungkap ke publik). Ini bentuk perlawanan, bukan serangan balik, melainkan perlawanan terhadap kriminalisasi,” ujar Guntur, Jumat (27/12/2024).

Langkah ini merupakan respons atas penetapan Hasto sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap pergantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024 serta dugaan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku.

Pihak PDI-P menilai tuduhan tersebut sebagai upaya kriminalisasi terhadap Hasto. Video tersebut, menurut Guntur, akan menjadi alat untuk menunjukkan fakta tentang keterlibatan elite politik lainnya dalam praktik korupsi.

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60