Presiden Jokowi Soroti Praktik Banting Harga dalam Lelang Proyek Konstruksi

banner 468x60
banner 468x60

Jakarta, Radjawali Post — Presiden Joko Widodo menyoroti praktik persaingan antar perusahaan dalam lelang proyek konstruksi yang sering kali melibatkan banting harga penawaran. Presiden menyampaikan kekhawatirannya bahwa praktik ini mengorbankan kualitas pembangunan konstruksi.

“Urusan lelang, urusan harga penawaran, ini Gapensi ini kan tidak pernah lepas dari ini harga penawaran. Yang saya lihat dari jauh biasanya banting-bantingan harga supaya menang proyek. Bener nggak?” ujar Jokowi saat memberikan arahan pada Refleksi 10 Tahun Pemerintahan Jokowi di Bidang Konstruksi yang diselenggarakan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) di Menara Bank Mega, Rabu (31/7/2024).

banner 336x280

Jokowi Ingatkan Gapensi soal Risiko Kualitas Proyek akibat Banting Harga

Presiden menekankan bahwa kompetisi itu baik, tetapi membanting harga hingga menurunkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) di bawah 80 persen bukanlah praktik yang sehat. Ia memberikan contoh bahwa perusahaan konstruksi yang membanting harga cenderung menambah pasir, mengurangi semen, dan mengurangi ukuran besi, yang pada akhirnya mengorbankan kualitas dan keamanan bangunan.

“Tapi kalau sudah membanting harga itu yang tidak baik. Supaya menang (tender) proyek HPS-nya turun di bawah 80 persen. Ada. banyak loh. bener enggak?” jelasnya.

Jokowi: Kompetisi Sehat dalam Lelang Proyek, Bukan Banting Harga

Jokowi juga mengingatkan para pengusaha konstruksi yang tergabung dalam Gapensi untuk tidak melakukan praktik tersebut. Ia menekankan pentingnya estetika, lingkungan, dan standar keamanan dalam pembangunan proyek.

“Tapi tidak, Gapensi tidak. Tadi di depan saya bicara estetika, lingkungan harus dilihat. Tidak hanya membangun beton. Saya sudah berapa kali ke lapangan liat progres perkembangan proyek pasti saya tegur soal proyek, estetika, lingkungan karena ini ke depan akan jadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Presiden menegaskan bahwa jika anggaran proyek diturunkan terlalu banyak, bukan hanya estetika dan lingkungan yang terabaikan, tetapi kualitas dasar bangunan pun bisa terancam.

“Jadi kalau sudah anggarannya di bawah, HPS dibawah 80 persen jangankan soal estetika, jangankan soal lansekap, jangankan soal lingkungan, jadi baik saja belum tentu. Karena anggarannya ditangkap terlalu banyak. Makanya yang penting jadi. Itu yang berbahaya,” tambah Jokowi.

 

banner 336x280
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60